Para ahli fisika berhasil mengirimkan
sinar yang berputar sejauh 3km di ibukota Austria, Wina, sebagai upaya pertama
untuk mengirimkan informasi di ruang terbuka. Sinar
yang berputar itu memungkinkan komunikasi yang cepat karena sinar dengan jumlah
putaran yang berbeda yang memungkinkan pemecahan kode yang berbeda.
Laporan di terbitan New Journal of Physic menyebutkan uji coba teknik
pengiriman informasi itu dilakukan dengan mengirim gambar tiga warga Austria
yang terkenal. Gambar hitam putih yang dkirimkan itu adalah foto dua ahli
fisika Austria, Ludwig Boltzmann dan Erwin Schroedinger, serta kompser musik
klasik terkenal, Wolfgang Amadeus Mozart.
Ketiga foto dipecah ke dalam piksel dan dikirimkan pada malam hari
lewat sinar laser hijau, yang berputar-putar.
Teknologi
sinar yang berputar, yang disebut Orbital Angular Momentum atau OAM, pertama
kali didemonstrasikan pada tahun 1990-an, menjadi perkembangan terbaru -seperti
dilaporkan wartawan sains BBC, Jonathan Webb- yang tergolong cepat. Tingkat kesalahan
pengiriman gambar hanya 1,7 persen. Berbeda dengan gelombang sinar yang
terpolarisasi yang terbatas perputarannya, maka sinar OAM berputar seperti
pembuka botol.
Gerakan seperti pembuka botol tidak seperti polarisasi dengan
kemungkinan dua arah namun bisa dengan berbagai putaran.
Hal itu
membuat setiap konfigurasi bisa menjadi saluran sendiri, seperti setiap warna
yang berada dalam serat optik.
Di tempat penerimaan, kamera dan program komputer bisa mengenali
polanya dan menyusun kembali gambar ketiga tokoh Austria itu dengan tingkat
kesalahan hanya 1,7 persen.
Para
peneliti berharap hasil ini, walau bersifat preliminari, akan membantu
pengembangan teknologi OAM untuk aplikasi komunikasi antar Bumi dengan satelit.
Sumber : detikNews, 13
November 2014







0 komentar:
Posting Komentar