"What would fusion mean? Endless, cheap energy. Amazing Star Trek,
space travel possibilities. Fame, fortune, and undoubtedly a Nobel or
two for the lucky scientist".
The Observer, Desember 2000
Matahari,
setiap detiknya, mengeluarkan energi sebesar seluruh energi yang
digunakan seluruh umat manusia sepanjang sejarahnya. Energi plasma
hidrogen raksasa sebesar 380 Milyar-milyar Mega-Watt (380^26 MW), per
detiknya. Inilah energi yang dikenal sebagai energi Fusi Nuklir (Nuclear
Fusion), The power of the Sun. Dan para ilmuwan dunia sedang berusaha
mendapatkannya.
Dan ini adalah energi yang membuat
bintang-bintang raksasa di alam semesta terbakar selama milyaran tahun.
Energi terdahsyat, di seluruh alam semesta.
Sebuah
percobaan besar sedang dilakukan di kota kecil Cadarache di ujung
selatan Perancis dalam sebuah proyek bernama ITER. Disini atom Deuterium
dan Tritium dilebur dengan panas mencapai 150 juta derajat Celcius,
nyaris 10 kali panas inti Matahari. Wadah peleburannya dilindungi oleh
medan magnet Tokamak sehingga tidak meleleh.
Hebatnya
adalah bahwa Deuterium bisa dihasilkan dari air laut biasa, dan Tritium
dibentuk dari Lithium yang bisa didapat dari batu alam. Energi
terdahsyat di seluruh alam semesta dari Air dan Batu alam.
Kalau
para ilmuwan ini berhasil menciptakannya, maka seluruh dunia akan
mempunyai sumber energi baru yang dahsyat menggantikan minyak bumi.
Energi ini akan begitu besar dan efisien, tidak terbatas, sangat murah,
serta ramah lingkungan.
(Note : penggunaan nanoteknologi
dalam sel photovoltaic tenaga surya, nanocrystal, juga dikatakan
memiliki potensi energi super besar yang mampu menggantikan minyak
bumi).







0 komentar:
Posting Komentar